Mejelajah ke Bukit Belong, surga yang terpencil di kota serombotan

  bcscoder
28 Dec 2017 at 11:11 am

Halo teman Ngide! Kali ini saya ga mau bahas soal ngoding dulu. Sekali-kali boleh dong kita jalan-jalan ke tempat yang agak anti mainstream. Sekalian mengistirahatkan mata dari layar laptop yang sudah menyita mata saya hampir 16 jam/hari.

 

Bukit Belong

 

Tujuan saya kali ini adalah sebuah bukit di salah satu kabupaten yang terkenal dengan serombotan yaitu Kelungkung. Kalau di tempuh dari Denpasar, mungkin memakan waktu kira-kira 30-45 menit saja. Saya tidak sendiri ke bukit ini, saya pergi dulu kerumah teman lama yang kebetulan rumahnya sangat dekat dengan lokasi bukit ini. 

 

Sampai di bawah bukit, kami disambut oleh gerimis hujan. "ah sial sekali bung" kata ku. Menunggu beberapa saat sampai agak reda, kami disambut oleh sebuah pelangi. C A N T I K !

 

Pelangi di bukit belong

 

Tidak sampai 30 menit, hujan gerimispun reda. Kami lalu bersiap naik bukit.

Bukit Belong ini tidak terlalu luas, memang hanya sebuah bukit dengan padang ilalang yang tumbuh subur dengan beberapa pohon-pohon yang biasanya di jadikan objek foto oleh para kaula masa kini. Kata teman saya, bukit ini memang tanah milik salah satu warga desa.

Perjalanan naik bukitnya cuman 15 menitan dari parkiran. Sampai di atas bukit bengong dulu sebentar, keren banget sumpah. Cahaya senja yang malu-malu di tambah bias cahaya dari sisa air hujan di tangkai daun ilalang membuat perpaduan warna kuning,hijau dan orange menyampur jadi satu.

Apa saja yang bisa kita lakukan disini?

Nyantai! Jarang banget kan kamu lihat view kayak gini dengan suara-suara burung yang masih liar? Waktu itu saya sore hari kesana karena memang maunya mencari sunset dari atas bukit. Tapi sayangnya cuaca kurang bersahabat karena lagi musim hujan jadi banyak awan abu-abu gelap deh yang menutupi sang senja haha.

Kedua foto-foto sampai memory hp/camera kamu habis!

Ga seru kan kalau kita ga ada dokumentasi? Foto yang hit disini adalah dengan memanjat sebuah pohon dengan latar belakang hamparan padang ilalang dan sawah-sawah di kejauhan.

Ah tidak usah banyak cerita lagi, biarkan foto saja yang berbicara :D

 

Sebenernya tempat ini sempet ngehit dikalangan warga net di tahun 2015an. Tapi di ujung tahun 2017 ini sepertinya sudah jarang orang yang kesini lagi tapi masih ada sih yang dateng untuk sekedar mengenang masa lalu.

Oh ya, untuk tarif masuk biasanya kamu akan dikenakan biaya 10,000 rupiah oleh bapak-bapak yang menjaga tempat ini, tapi waktu itu saya karena bersama teman yang secara orang asli kampung sana jadi gratis :p

Sekian sih cerita tentang bukit Belong ini, saya buatkan juga video tentang bukit belong ini. Silakan di tonton ya.


Share Yuk:

Rekomendasi untuk di baca!


8 Alasan Kenapa Cowok Programmer Itu Pacarable Banget

03 Jan 2018

Like our facebook page


Around Web