Apa itu framework dan apa fungsinya?

Posted on

Bagi seorang programmer, kita pasti sangat familiar dengan istilah framework. Tapi apakah kalian tahu apa sebenernya framework itu?

Kita akan bahas tentang apa itu framework, fungsinya apa dan juga contoh-contoh framework yang banyak dipakai sekarang.

Framework adalah sebuah software yang berisi fungsi, class, plugin-plugin dasar yang dikemas menjadi sebuah kesatuan sehingga para programmer tidak usah membuat semua fungsi dasar tersebut dan bisa mempercepat proses development.

Karena framework biasanya memiliki strukturnya sendiri, ini sangat mambantu kita membuat sebuah program yang lebih rapi dan terstuktur.

Mungkin dari pengertian framework itu sendiri kita sudah bisa membayangkan apa saja fungsi framework tersebut?

Fungsi Framewok

1. Menghemat Waktu Pengembangan

Dengan fungsi-fungsi dasar yang sudah di sediakan, tentunya kita tidak usah develop lagi dari 0 kan?

Oleh karena itu waktu development kita menjadi lebih cepat karena kita bisa fokus ke fitur yang belum terdapat dalam framework itu saja.

2. Koding menjadi Lebih Terstruktur

Tujuan orang pakai framework adalah bisa dikerjakan oleh banyak tim dengan standarisasi kode yang sama.

Sebuah framework biasanya memiliki sebuah standar kodenya sendiri sehingga antar 1 orang dengan orang lainnya bisa memiliki struktur program yang sama.

Jika ada yang tidak mengikuti struktur tersebut bisa dipastikan akan membuat error dalam program.

3. Meningkatkan efisiensi kode

Efisiensi kode ini berhubungan langsung dengan fungsi yang pertama soal menghemat waktu pengembangan.

Biasa framework sudah memakai konsep OOP dan juga MVC.

Dengan konsep OOP dan MVC, selain struktur kode yang lebih baik, bisa menghindari pengulangan penulisan kode-kode yang sebenarnya bisa dibuat hanya sekali dan bisa dipakai dibanyak tempat sekaligus.

4. Keamanan yang lebih baik

Tidak ada sistem yang benar-benar aman selama dibuat oleh manusia.

Siapa yang setuju dengan quotes tersebut?

Tapi framework ini biasanya sudah melewati proses security dan bug check sebelum dirilis oleh para developernya.

Jadi dibandingkan dengan codebase yang kita buat sendiri, tentu memakai framework jauh lebih aman.

Selain itu, dengan dukungan komunitas yang besar, biasanya setiap framework akan merilis security fix terbaru sesuai dengan update keamanan yang ada.

Kalian tidak sendirian dalam urusan keamanan, ada banyak komunitas yang membantu.

Mungkin itu saja kira-kita fungsi dari framework.

Contoh Framework

Disini saya akan membagikan contoh framework PHP, CSS dan Javascript yang banyak digunakan akhir-akhir ini.

PHP framework

  • Laravel
  • Phalcon
  • Symfony2
  • Yii Framework
  • CodeIgniter
  • Cake PHP
  • Aura
  • Zend Framework
  • Kohana
  • Slim Framework

CSS Framework

  • Bootstrap
  • Gumby
  • Foundation
  • Less Framework
  • JQuery UI
  • Unsemantic
  • Blue Print CSS

Javascript Framework

  • React.js
  • AngularJS
  • VueJS
  • MeteorJS
  • Ember.JS
  • Backbone.JS
  • Aurelia.js
  • Polymer
  • Mithril.js

Dari list framework diatas, kalian sudah coba yang mana saja? Bagikan jawaban kalian di kolom komentar ya.

Please follow and like us:
Agus Yusida

Hello, perkenalkan saya Agus Yusida, seorang freelancer programmer, pernah membuat startup dan suka mencoba hal-hal baru. Jika ada pertanyaan bisa DM saya di IG @yusidajohn untuk fast respond. Jangan lupa like facebook ngide.net ya!


Related Article